ANALISIS DAN
PERENCANAAN SISTEM
4.1. Analisis sistem yang sedang berjalan
Tahap yang
perlu dilakukan sebelum mengembangkan susatu sistem
adalah menganalisis sistem yang sedang berjalan kemudian mencari kelemahan yang terdapat pada
sistem tersebut untuk kemudian dijadikan landasan usulan
perancangan sistem
yang baru.
Analisis sistem merupakan
penguraian
dari suatu sistem informasi yang
utuh ke dalam bagian–bagian
komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi
permasalahan–permasalahan kesempatan, hambatan yang terjadi
dan
kebutuhan yang
di harapkan sehingga dapat diusulkan
perbaikan – perbaikan.
4.1.1. Analisis prosedur yang sedang
berjalan
Analisis prosedur merupakan penganalisaan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Toko Servero diantaranya
dalam proses penjualan dan
pembelian alat tulis kantor. Analisis
terhadap prosedur
yang sedang berjalan hendaknya perlu
dilakukan terlebih dahulu sebelum dilakukannya perancangan
terhadap sistem yang
akan diusulkan. Harus diketahui pula hal-hal yang menjadi
tujuan User
sehingga masalah tersebut dapat didefinisikan secara
jelas dan dapat dilakukannya pengembangan sistem.
4.1.1.1. Diagram Usecase
yang sedang berjalan
Use case diagram merupakan pemodelan
untuk
melakukan
(behavior)
sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi
antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Use case
digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang
ada didalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu. Dibawah
ini merupakan model Use Case Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian alat
tulis kantor pada Toko Servero yang sedang berjalan adalah sebagai berikut :
Gambar 4.1 Usecase Diagram yang sedang berjalan
4.1.1.2. Skenario Usecase yang
sedang berjalan
Skenario
Use
Case mendeskripsikan aktor-aktor
yang melakukan prosedur dalam sistem, serta menjelaskan respon yang ditanggapi terhadap
prosedur yang dilakukan oleh aktor. Adapun tahapan-tahapan skenario use case pada Toko Servero yang
sedang berjalan adalah
sebagai berikut :
1. Nama
Usecase :
Melakukan Penjualan
ATK Actor : Konsumen dan
Karyawan
Tujuan : Karyawan
melakukan perhitungan
penjualan ATK dan
membuat laporan penjualan.
Tabel 4.1
Skenario Usecase Melakukan Penjualan ATK
Konsumen
|
Karyawan
|
1. Melakukan Permintaan
pembelian
ATK
|
|
|
2. Menghitung total pembayaran
barang yang dibeli konsumen
|
3. Membayar
total tagihan barang
yang dibeli
|
|
|
4. Menacatat data penjualan di buku
penjualan
|
2.
|
Nama Usecase
|
: Melakukan Pembelian ATK
|
|
Actor
|
: Karyawan
dan Supplier
|
|
Tujuan
|
: Menulis dan melakukan pembelian ATK yang kosong
|
|
|
dan hampir habis
kepada supplier
|
Tabel 4.2 Skenario
Usecase Melakukan
Pembelian ATK
Karyawan
|
Supplier
|
1. Mencatat dan
melakukan
pembelian ATK yang kosong dan
hampir habis
|
|
|
2. Menerima Order pembelian
dan memproses permintaan
tersebut
|
3. Nama
Usecase :
Melakukan Penerimaan ATK Actor : Karyawan
dan supplier
Tujuan : Memberikan ATK yang
telah dipesan
oleh
karyawan
beserta nota pembelian barang dari supplier
Tabel 4.3 Skenario
Usecase Melakukan
Penerimaan
ATK
Suplier
|
Karyawan
|
1. Memberikan alat
tulis kantor
yang sudah dipesan
|
|
|
2. Menerima barang yang
dipesan beserta nota pembelian
dari supplier
|
4. Nama
Usecase :
Mendapatkan Laporan
Actor : Pemilik
Tujuan : Menerima laporan
penjualan ATK
dan
Pembelian ATK
Tabel
4.4 Skenario Usecase Mendapatkan Laporan
4.1.1.3. Activity Diagram yang sedang
berjalan
Diagram
aktivitas
atau Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu
diperhatikan disini
bahwa diagram
aktivitas
menggambarkan
aktivitas sistem
bukan apa yang dilakukan aktor,
jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem.
Activity Diagram dapat mengambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada
beberapa eksekusi. Dibawah ini merupakan Activity Diagram
Sistem Informasi penjualan dan pembelian ATK pada Toko Servero yang sedang berjalan adalah sebagai berikut
:
1. Activity Diagram Melakukan Penjualan
ATK
Konsumen melakukan permintaan barang dan karyawan menghitung total
pembayaran, dan
membuat
laporan penjualan
alat tulis kantor.
Gambar 4.2 Activity Diagram Melakukan
Penjualan
ATK
yang berjalan
2. Activity Diagram Melakukan Pembelian ATK
Karyawan mencatat dan melakukan pembelian ATK yang telah dan
hampir habis kepada Supplier.
Gambar 4.3 Activity Diagram Melakukan
Pembelian
ATK
yang berjalan
3. Activity Diagram Melakukan Penerimaan ATK
Supplier memberikan alat tulis kantor yang telah dipesan oleh karyawan serta memberikan
nota pembelian.
Gambar 4.4 Activity Diagram Melakukan
Penerimaan
ATK
yang berjalan
4. Activity Diagram Mendapatkan Laporan
Pemilik menerima
laporan
penjualan
alat tulis
kantor dan
laporan pembelian
alat tulis kantor.
Gambar 4.5 Activity Diagram Mendapatkan Laporan yang berjalan
4.1.2. Evaluasi dari sistem yang
sedang berjalan
Berdasarkan hasil pengamatan
dan penelitian dari sistem
pejualan di Toko Servero yang sedang berjalan, maka penulis mengevaluasi sistem
tersebut
sebagai
berikut :
1. Kegiatan
dalam
pencatatan
data penjualan
masih ditulis tangan yang
rentan salah perhitungan jumlah
total bayar.
Solusi
: Membuat Sistem Informasi
Penjualan dan
Pembelian dimana
sistem ini lebih efektif dan
akurat dalam perhitungan
jumlah total bayar.
2. Pengecekan
stok
barang yang
langsung mencari
satu per
satu barang kosong
dimana membutuhkan
waktu yang
cukup lama.
Solusi
: membuat Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian dimana sistem
ini lebih efektif
dan efisien
dalam pengecekan stok barang.
3. Dalam pembuatan laporan banyak ditemukan ketidaksesuaian data dari
hasil pencatatan barang masuk
dan barang yang keluar.
Solusi :
membuat Database
penyimpanan dimana dengann
adanya database penyimpanan laporan penjualan dan pembelian bisa tersimpan dengan aman
dan
lebih akurat.
4.2. Perancangan Sistem
Perancangan sistem
adalah gambaran,
perancangan dan
pembuatan skema atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan
mempunyai fungsi dan
tujuan.
Elemen-elemen
sistem dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan
kepada user. Dalam pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang ada,
baik secara keseluruhan maupun
memperbaiki sistem yang telah ada.
Proses pengembangan
sistem melewati beberapa
tahapan, mulai dari
sistem yang diterapkan, dioperasikan
dan dipelihara. Bila sistem yang sudah dikembangkan
masih timbul kembali
permasalahan-permasalahan yang kritis serta dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan
kembali suatu sistem untuk mengatasi
dan proses ini kembali ketahap yang pertama yaitu perancangan sistem. Siklus ini disebut juga dengan siklus hidup
suatu sistem.
4.2.1 Tujuan Perancangan Sistem
1. Memperbaiki pengolahan data penjualan dan pembelian
barang pada
toko Servero
2. Dapat
menyimpan
dan mengolah
data transaksi penjualan
dan pembelian dengan
hasil laporan yang
akurat
3. Dapat mengetahui
dengan cepat persediaan stock barang.
4.2.2 Gambaran Umum sistem yang
diusulkan
Sistem yang
dirancang adalah Sistem yang mempunyai kelebihan dalam kecepatan dan keakuratan, serta
dapat mempermudah dalam
memasukan data barang, data pembelian, dan proses transaksi
penjualan barang. Transaksi tersebut yang
secara keseluruhan tersimpan dalam
sebuah database, sehingga dari sistem aplikasi yang dirancang
dapat meminimalisir adanya kesalahan data. Sistem yang dirancang memiliki
fasilitas
untuk melakukan proses pembuatan
laporan penjualan.
Sistem ini menggunakan bahasa pemograman java yang
berbasis objek
dengan program aplikasi yang
digunakan adalah Netbeans IDE 7.0
dan Xampp sebagai penyimpanan databasenya.
4.2.3 Perancangan UML yang
diusulkan
Perancangan UML yang diusulkan meliputi Usecase Diagram, Skenario
Usecase, Activity
Diagram, Sequence Diagram, Class
Diagram, dan
Deployment Diagram.
4.2.3.1 UseCase Diagram
Usecase diagram menggambarkan fungsionalitas yang
diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” diperbuat sistem, dan
bukan “bagaimana”.
Gambaran
usecase
diagram sistem aplikasi
penjualan.
Gambar 4.6 Diagram Use Case yang diusulkan
4.2.3.2 Skenario
Use Case
Skenario UseCase digunakan untuk memudahkan dalam menganalisa skenario yang akan digunakan pada
langkah selanjutnya dengan
melakukan penilaian terhadap skenario
tersebut.
Berikut
skenario
Use
case yang diusulkan:
1.
|
Nama Use Case
|
: Login
|
|
Aktor
|
: Kasir,Pemilik dan
Karyawan
toko
|
|
Tujuan
|
: Untuk masuk ke seistem sesuai dengan hak akses
masing-
|
|
|
masing
|
Tabel 4.5 Skenario
Use Case Login
Aktor
|
Sistem
|
1. Masukan
username dan
password
|
|
|
2. verifikasi username dan
password
|
3. Masuk ke
halaman utama
sesuai hak akses
|
|
2.
|
Nama Use Case
|
: Mengorganisir
Pengguna Sistem
|
|
Aktor
|
: Pemilik
|
|
Tujuan
|
: untuk menentukan
pengguna sistem
berdasarkan hak
|
|
|
akses
|
Tabel 4.6 Skenario
Use Case
Mengorganisir
Pengguna Sistem
Aktor
|
Sistem
|
1. Memasukan, menghapus dan
mengedit data pengguna sistem
|
|
|
2. Melakukan validasi
dan
menyimpan
ke
database
|
3.
|
Nama Use Case
|
: Transaksi Penjualan
|
|
Aktor
|
: Kasir
|
|
Tujuan
|
: Untuk melakukan proses input barang yang terjual
|
Tabel 4.7
Skenario Use Case Transaksi Penjualan
Konsumen
|
Sistem
|
1. Melakukan permintaan
pembelian alat tulis kantor
|
|
|
2. Kasir
menerima permintaan
barang dan menginput
item apa saja
yang yang dibeli oleh konsumen dan menghitung total pembelian serta mencetak nota Penjualan
|
3. Membayar
tagihan
dan
menerima item yang dibeli
beserta nota penjualan
|
|
4.
|
Nama Use Case
|
: Mengorganisir
Supplier
|
|
Aktor
|
: Karyawan
toko
|
Tujuan : untuk memasukan
data supplier/distributor kedalam database
Tabel 4.8
Skenario Use Case Mengorganisir Supplier
Karyawan Toko
|
Sistem
|
1.
Memasukan, mengubah dan
menghapus data
supplier
|
|
|
2. Melakukan validasi
dan
menyimpan
kedalam database
|
5. Nama
Use
Case : Pembelian
Aktor : Karyawan
Toko
Tujuan :
untuk pembuatan daftar pemesanan
barang
Tabel 4.9 Skenario
Use Case Pembelian
Karyawan Toko
|
Sistem
|
1. Masuk ke
menu data barang
|
|
|
2. Menampilkan semua
data
barang
|
3. Mengecek
barang yang
stoknya menipis
|
|
4. Menginput data
barang yang
akan dipesan
|
|
|
5. Mencetak data pemesanan
barang
|
6. Mengirim
data pemesanan
barang ke supplier
|
|
6. Nama Use Case
: Penerimaan Barang
Aktor : Karyawan toko
Tujuan : Menerima barang yang
dipesan dan memasukannya ke
dalam data barang di database
Tabel 4.10 Skenario
Use Case Penerimaan Barang
Karyawan Toko
|
Sistem
|
1. Menerima
barang yang telah
dipesan
|
|
|
2. Input
data barang yang
diterima dan
menyimpannya
ke database
|
7. Nama Use Case : Laporan
Aktor : Pemilik
Tujuan : Proses untuk mengetahui laporan yang sudah
tersimpan dalam
database.
Tabel 4.11 Skenario
Use Case Laporan
Pemilik
|
Sistem
|
1. Memilih laporan yang
diinginkan
dan menentukan
jangkauan waktu laporan
|
|
|
2. Memproses
laporan yang
dipilih
dan menampilkan sesuai dengan jangkauan
waktu yang diminta
|
|
3. Mencetak laporan yang
dipilih
|
4. Menerima laporan yang
diinginkan
|
|
4.2.3.3 Activity Diagram
Activity diagram adalah gambaran grafis dari alur kerja tahapan
aktivitas. Adapun Activity
diagram yang
diusulkan dari Sistem Informasi penjualan dan
pembelian adalah sebagai
berikut :
1. Activity Diagram Login
Login adalah proses utama yang harus dilakukan oleh semua user (Karyawan toko,
Kasir dan Pemilik). Mereka harus memasukan
username dan password setelah
itu di verifikasi oleh sistem.
Gambar 4.7 Aktivity Diagram Login yang diusulkan
2. Mengorganisir pengguna sistem
Mengorganisir pengguna sistem merupakan proses dimana pemilik
menambah, mengubah dan menghapus data user atau pengguna
sistem yang ada di dalam disistem.
Gambar 4.8 Aktivity Diagram Mengorganisir
pengguna sistem
3. Transaksi
Penjualan
Ini merupakan proses dimana kasir
melakukan transaksi
penjualan
Gambar 4.9 Activity Diagram Transaksi
Penjualan
4. Mengorganisir data
Supplier
ini merupakan proses
memasukan, mengubah, dan menghapus data supplier yang
ada didalam sistem informasi penjualan dan pembelian alat
tulis kantor di Toko Servero
Gambar 4.10 Activity Diagram Mengorganisir data Supplier
5. Pembelian
Ini
merupakan
proses pemesanan
barang
kepada
supplier
dengan mengirimkan daftar
order pemesanan
kepada supplier
Gambar 4.11 Activity Diagram Pembelian
6. Penerimaan Barang
Ini merupakan
proses
dimana karyawan
toko menerima pemesanan
barang dari dari supplier
Gambar 4.12 Activity Diagram Penerimaan Barang
7. Laporan
Ini merupakan
proses
dimana pemilik
memilih dan mencari
laporan yang diinginkannya.
Gambar 4.13 Activity Diagram Laporan
4.2.3.4 Sequence Diagram
Sequence diagram adalah diagram yang
menggambarkan interaksi
antar objek didalam dan di sekitar sistem ( termasuk pengguna, display, dan sebagainya ). Sequence diagram terdiri antar dimensi vertical (waktu)
dan
dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).Sequence diagram
bisa digunakan sebagai respons dari
sebuah event untuk menghasilkan output
tertentu.
Adapun sequence
diagram pada sistem informasi penjualan dan pembelian
di Toko Servero adalah sebagai
berikut
:
1. Sequence Diagram User
Login
User (pemilik, karyawan toko dan kasir) login terlebih dahulu.User harus memasukkan username dan
password.
Gambar 4.14 Sequence diagram login
user
2. Sequence Diagram transaksi penjualan
Setelah user (kasir) login dan datang
seorang konsumen membeli barang
ke Toko Servero, maka user akan masuk kemenu transaksi yang
sudah diakses. Proses
transaksi dimulai
dengan membuka
transaksi, setelah itu inputkan tambah barang,
kemudian akan tampil data-data barang, setelah
pilih barang yang
akan dipilih, masukkan
banyaknya barang yang
akan dibeli. Setelah itu,secara otomatis total yang
harus dibayar akan keluar, setelah itu konsumen membayar dengan uang pas
atau uang lebih maka diinputkan pembayaran tersebut maka kembalian akan muncul secara otomatis dan
struk pembayaran akan dicetak.
ambar 4.15
Sequence diagram transaksi
penjualan
3. Sequence Diagram pembelian
Setelah user
(karyawan toko) login maka
user akan mengecek ketersediaan stok barang dan setelah itu user akan membuatkan daftar
pemesanan barang kepada
supplier/distributor.
Gambar 4.16
Sequence Diagram pembelian
4. Sequence Diagram Penerimaan Barang
Ini merupakan proses dimana karyawan toko (user) menerima barang yang
sudah dipesan sebelumnya dan menginputkan data barang tersebut kedalam
database.
Gambar 4.17
Sequence Diagram Penerimaan Barang
5. Sequence Diagram Mendapatkan Laporan
Ini merupakan proses dimana pemilik (user) mendapatkan
laporan
dari setiap transaksi yang
sudah tersimpan dalam
database.
Gambar 4.18 Sequence Diagram laporan
4.2.3.5 Class Diagram
Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur
sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem.
Kelas memiliki apa yang disebut
atribut dan metode operasi.
Dibawah
ini adalah class diagram
Sistem informasi
penjualan dan pembelian yang diusulkan pada Toko Servero.
Gambar 4.19
Class Diagram Sistem Informasi
penjualan dan pembelian
ATK
pada Toko
Servero
4.2.3.6 Component Diagram
Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar
komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) diantaranya. Komponen
piranti lunak adalah modul yang
berisi code, baik berisi source
code maupun binary code, baik library maupun executabl, baik yang muncul ada compile
time, link
time, maupun run time. Umumnya komponen
terbentuk dari beberapa class dan/atau package,
tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil. Komponen dapat juga berupa interface, yaitu kumpulan layanan yang disediakan sebuah komponen untuk
komponen lain.
Berikut ini adalah Component Diagram yang dibutuhkan :
Gambar 4.20
Component diagram Sistem Informasi
penjualan dan pembelian
ATK pada Toko Servero
4.2.3.7 Deployment
diagram
Deployment/physical diagram menggambarkan
detail bagaimana komponen
di-deploy dan infrastruktur sistem, dimana
komponen akan terletak
(pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana
kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server,
dan hal-hal
lain yang bersifat fisikal.
Gambar 4.21
Deployment diagram
4.2.3.8 Pengkodean
Adapun beberapa pengkodean yang digunakan
dalam pembuatan
sistem
ini antara lain
sebagai berikut
:
1. User
- ID Pemilik
- ID Karyawan Toko
- ID Kasir
2. Supplier
3.
|
Jenis Barang
|
|
|
|
BK = Buku
|
PH = Penghapus
|
|
|
CA = Cat
|
PS = Pensil
|
|
|
KR = Kertas
|
|
|
|
PE = Penggaris
PL = Pulpen
|
|
|
|
|
|
|
4. Jenis Nota
NJ = Nota Jual
NB = Nota Beli
Contoh
: NJ001, NB001
4.2.4 Perancangan Antar Muka
Perancangan antar muka dirancang untuk
memudahkan pemakai
(user) dalam mengakses informasi-informasi yang dibutuhkan. Perancangan antar
muka meliputi perancangan struktur menu, tampilan input dan output. Adapun perancangan antar
muka pada sistem informasi
penjualan dan pembelian pada
Toko Servero adalah
sebagai
berikut
:
4.2.4.1
Perancangan Struktur
menu
Rancangan struktur menu digunakan untuk memudahkan pemakai (user) dan
juga sebagai pedoman atau
petunjuk
dalam mengoperasionalkan sistem
informasi.Berikut adalah rancangan
struktur menu dari sistem
informasi penjualan dan
pembelian pada Toko Servero.
Gambar 4.22 Perancangan Struktur Menu
4.2.4.2 Perancangan input
Dalam perancangan input ini, data yang dimasukkan akan mempengaruhi
hasil yang
ditampilkan. Adapun perancangan-perancangan input yang ada dalam perancangan
ini adalah:
1. LOGIN
Berikut adalah
rancangan Login
2. Data Barang
Gambar 4.23 Perancangan Login
Berikut
adalah
rancangan input data
barang
Gambar 4.24 Perancangan Input data barang
3. Data
Supplier
Berikut
adalah
rancangan Input data Supplier
Gambar 4.25 Perancangan Input
data
Supplier
4. Transaksi
Penjualan
Berikut
adalah
rancangan Transaksi Penjualan
Gambar 4.26 Perancangan Tampilan Transaksi
Penjualan
5. Order Pembelian
Berikut
adalah
rancangan Order
Pembelian
Gambar 4.27 Perancangan Tampilan Order Pembelian
6. Pembelian
Berikut
adalah rancangan Input
data
pembelian
Gambar 4.28 Perancangan Tampilan Input data pembelian
7. Laporan Order Pembelian
Berikut
adalah rancangan Laporan Order Pembelian
Gambar 4.29 Perancangan Tampilan Laporan Order Pembelian
8. Laporan Pembelian
Berikut
adalah rancangan Laporan Pembelian
Gambar 4.30 Perancangan Tampilan Laporan Pembelian
9. Laporan Penjualan
Berikut
adalah rancangan laporan
penjualan
Gambar 4.31 Perancangan Tampilan Laporan Penjualan