Kamis, 05 Januari 2017

Download Smadav 100% ampuh


Di awal tahun 2015 revisi terbaru Smadav telah diluncurkan ke publik, yaitu Smadav Rev. 10.0 pada tanggal 10 Februari 2015. Bagi Anda yang masih menggunakan revisi sebelumnya, harap di update segera antivirus Anda agar lebih tangguh dalam menghalau berbagai program jahat yang selalu mencoba untuk merusak data dan sistem komputer anda. Sama seperti rilis sebelumnya, 

perhatian!!
smadav ini sangant ampuh menghapus virus jadi setiap menginstal di harapkan tidak ada antivirus lain selain antivirus in karena antifirus ini di anggap ancaman dengan antifirus yg lain,,,,,!!!

Silakan klik salah satu link atau tombol download yang tersedia di bawah ini untuk mendownload Smadav.

link download 
smadav10


Kamis, 25 Juni 2015

ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM

ANALISIS DAN PERENCANAAN SISTEM


4.1.      Analisis sistem yang sedang berjalan


Tahap yang perlu dilakukan sebelum mengembangkan susatu sistem adalah menganalisis sistem yang sedang berjalan kemudian mencari kelemahan yang terdapat pada sistem tersebut untuk kemudian dijadikan landasan usulan perancangan sistem yang baru.
Analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian–bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan–permasalahan kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang di harapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan – perbaikan.
4.1.1.   Analisis prosedur yang sedang berjalan

Analisis prosedur merupakan penganalisaan terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Toko Servero diantaranya dalam proses penjualan dan pembelian alat  tulis  kantor.  Analisis  terhadap  prosedur  yang  sedang berjalan hendaknya perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum dilakukannya perancangan terhadap sistem yang akan diusulkan. Harus diketahui pula hal-hal yang menjadi tujuan User sehingga masalah tersebut dapat didefinisikan secara jelas dan dapat dilakukannya pengembangan sistem.
4.1.1.1. Diagram Usecase yang sedang berjalan

Use  case  diagram  merupakan  pemodelan  untuk  melakukan  (behavior)

sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi





antara satu atau lebih aktor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada didalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi itu. Dibawah ini merupakan model Use Case Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian alat tulis kantor pada Toko Servero yang sedang berjalan adalah sebagai berikut :


Gambar 4.1 Usecase Diagram yang sedang berjalan




4.1.1.2. Skenario Usecase yang sedang berjalan

Skenario   Use   Case   mendeskripsikan   aktor-aktor   yang   melakukan prosedur dalam sistem, serta menjelaskan respon yang ditanggapi terhadap prosedur yang dilakukan oleh aktor. Adapun tahapan-tahapan skenario use case pada Toko Servero yang sedang berjalan adalah sebagai berikut :
1.   Nama Usecase     : Melakukan Penjualan ATK Actor                   : Konsumen dan Karyawan
Tujuan                 : Karyawan melakukan perhitungan penjualan ATK dan membuat laporan penjualan.
Tabel 4.1 Skenario Usecase Melakukan Penjualan ATK

Konsumen
Karyawan
1. Melakukan Permintaan pembelian
ATK


2.   Menghitung total pembayaran
barang yang dibeli konsumen
3.   Membayar total tagihan barang
yang dibeli


4.   Menacatat data penjualan di buku
penjualan


2.
Nama Usecase
: Melakukan Pembelian ATK


Actor

: Karyawan dan Supplier


Tujuan

: Menulis dan melakukan pembelian ATK yang kosong



dan hampir habis kepada supplier

Tabel 4.2 Skenario Usecase Melakukan Pembelian ATK

Karyawan
Supplier
1.   Mencatat dan melakukan
pembelian ATK yang kosong dan hampir habis


2.   Menerima Order pembelian
dan memproses permintaan tersebut



3.   Nama Usecase     : Melakukan Penerimaan ATK Actor                   : Karyawan dan supplier
Tujuan                 :  Memberikan  ATK  yang  telah  dipesan  oleh  karyawan beserta nota pembelian barang dari supplier



Tabel 4.3 Skenario Usecase Melakukan Penerimaan ATK

Suplier
Karyawan
1.   Memberikan alat tulis kantor
yang sudah dipesan


2.   Menerima barang yang
dipesan beserta nota pembelian dari supplier



4.   Nama Usecase     : Mendapatkan Laporan

Actor                   : Pemilik

Tujuan                 : Menerima laporan penjualan ATK dan Pembelian ATK Tabel 4.4 Skenario Usecase Mendapatkan Laporan




4.1.1.3.  Activity Diagram yang sedang berjalan

Diagram  aktivitas  atau  Activity  Diagram  menggambarkan  workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan  disini  bahwa  diagram  aktivitas  menggambarkan  aktivitas  sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Activity Diagram dapat mengambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Dibawah ini merupakan Activity Diagram Sistem Informasi penjualan dan pembelian ATK pada Toko Servero yang sedang berjalan adalah sebagai berikut :





1.   Activity Diagram Melakukan Penjualan ATK

Konsumen melakukan permintaan barang dan karyawan menghitung total pembayaran, dan membuat laporan penjualan alat tulis kantor.


Gambar 4.2 Activity Diagram Melakukan Penjualan ATK yang berjalan

2.   Activity Diagram Melakukan Pembelian ATK

Karyawan mencatat dan melakukan pembelian ATK yang telah dan hampir habis kepada Supplier.








Gambar 4.3 Activity Diagram Melakukan Pembelian ATK yang berjalan

3.   Activity Diagram Melakukan Penerimaan ATK

Supplier memberikan alat tulis kantor yang telah dipesan oleh karyawan serta memberikan nota pembelian.








Gambar 4.4 Activity Diagram Melakukan Penerimaan ATK yang berjalan

4.   Activity Diagram Mendapatkan Laporan

Pemilik  menerima  laporan  penjualan  alat  tulis  kantor  dan  laporan pembelian alat tulis kantor.








Gambar 4.5 Activity Diagram Mendapatkan Laporan yang berjalan


4.1.2.   Evaluasi dari sistem yang sedang berjalan

Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian dari sistem pejualan di Toko Servero  yang  sedang  berjalan,  maka  penulis  mengevaluasi  sistem  tersebut sebagai berikut :

1.   Kegiatan  dalam  pencatatan  data  penjualan  masih  ditulis  tangan  yang rentan salah perhitungan jumlah total bayar.
Solusi : Membuat Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian dimana sistem ini lebih efektif dan akurat dalam perhitungan jumlah total bayar.
2.   Pengecekan  stok  barang  yang  langsung  mencari  satu  per  satu  barang kosong dimana membutuhkan waktu yang cukup lama.
Solusi : membuat Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian dimana sistem ini lebih efektif dan efisien dalam pengecekan stok barang.
3.   Dalam pembuatan laporan banyak ditemukan ketidaksesuaian data dari hasil pencatatan barang masuk dan barang yang keluar.
Solusi  :  membuat  Database  penyimpanan  dimana  dengann  adanya database penyimpanan laporan penjualan dan pembelian bisa tersimpan dengan aman dan lebih akurat.
4.2. Perancangan Sistem

Perancangan sistem adalah gambaran, perancangan dan pembuatan skema atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan mempunyai fungsi dan tujuan. Elemen-elemen sistem dirancang dengan tujuan untuk dikomunikasikan kepada user. Dalam pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang ada, baik secara keseluruhan maupun memperbaiki sistem yang telah ada.
Proses  pengembangan  sistem  melewati  beberapa  tahapan,  mulai  dari sistem  yang  diterapkan,  dioperasikan  dan  dipelihara.  Bila sistem  yang  sudah dikembangkan  masih  timbul  kembali  permasalahan-permasalahan  yang  kritis serta dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan

kembali suatu sistem untuk mengatasi dan proses ini kembali ketahap yang pertama yaitu perancangan sistem. Siklus ini disebut juga dengan siklus hidup suatu sistem.
4.2.1    Tujuan Perancangan Sistem

1.   Memperbaiki pengolahan data penjualan dan pembelian barang pada toko Servero
2.   Dapat   menyimpan   dan   mengolah   data  transaksi   penjualan   dan pembelian dengan hasil laporan yang akurat
3.   Dapat mengetahui dengan cepat persediaan stock barang.

4.2.2    Gambaran Umum sistem yang diusulkan

Sistem yang dirancang adalah Sistem yang mempunyai kelebihan dalam kecepatan dan keakuratan, serta dapat mempermudah dalam memasukan data barang, data pembelian, dan proses transaksi penjualan barang. Transaksi tersebut yang secara keseluruhan tersimpan dalam sebuah database, sehingga dari sistem aplikasi yang dirancang dapat meminimalisir adanya kesalahan data. Sistem yang dirancang memiliki fasilitas untuk melakukan proses pembuatan laporan penjualan.
Sistem ini menggunakan bahasa pemograman java yang berbasis objek dengan program aplikasi yang digunakan adalah Netbeans IDE 7.0 dan Xampp sebagai penyimpanan databasenya.
4.2.3    Perancangan UML yang diusulkan

Perancangan UML yang diusulkan meliputi Usecase Diagram, Skenario Usecase, Activity Diagram, Sequence Diagram, Class Diagram, dan Deployment Diagram.

4.2.3.1 UseCase Diagram

Usecase diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa diperbuat sistem, dan bukan   bagaimana”.   Gambaran   usecase   diagram   sistem   aplikasi penjualan.


Gambar 4.6 Diagram Use Case yang diusulkan

4.2.3.2 Skenario Use Case

Skenario UseCase digunakan untuk memudahkan dalam menganalisa skenario   yang   akan   digunakan   pada   langkah   selanjutnya   dengan
melakukan  penilaian  terhadap  skenario  tersebut.  Berikut  skenario  Use

case yang diusulkan:




1.
Nama Use Case
: Login


Aktor

: Kasir,Pemilik dan Karyawan toko


Tujuan

: Untuk masuk ke seistem sesuai dengan hak akses masing-



masing

Tabel 4.5 Skenario Use Case Login

Aktor
Sistem
1.   Masukan username dan
password


2.   verifikasi username dan
password
3.   Masuk ke halaman utama
sesuai hak akses



2.
Nama Use Case
: Mengorganisir Pengguna Sistem


Aktor

: Pemilik


Tujuan

: untuk  menentukan pengguna sistem berdasarkan hak



akses

Tabel 4.6 Skenario Use Case Mengorganisir Pengguna Sistem

Aktor
Sistem
1.   Memasukan, menghapus dan
mengedit data pengguna sistem


2.   Melakukan validasi dan
menyimpan ke database





3.
Nama Use Case
: Transaksi Penjualan


Aktor

: Kasir


Tujuan

: Untuk melakukan proses input barang yang terjual

Tabel 4.7 Skenario Use Case Transaksi Penjualan

Konsumen
Sistem
1.   Melakukan permintaan
pembelian alat tulis kantor


2.   Kasir menerima permintaan
barang dan  menginput item apa saja yang yang dibeli oleh konsumen dan menghitung total pembelian serta mencetak nota Penjualan
3.   Membayar tagihan dan
menerima item yang dibeli beserta nota penjualan



4.
Nama Use Case
: Mengorganisir Supplier


Aktor

: Karyawan toko

Tujuan                 :  untuk     memasukan  data  supplier/distributor  kedalam database
Tabel 4.8 Skenario Use Case Mengorganisir Supplier

Karyawan Toko
Sistem
1.   Memasukan, mengubah dan
menghapus data supplier


2.   Melakukan validasi dan
menyimpan kedalam database



5.   Nama Use Case   : Pembelian

Aktor                   : Karyawan Toko
Tujuan                 : untuk pembuatan daftar pemesanan barang

Tabel 4.9 Skenario Use Case Pembelian

Karyawan Toko
Sistem
1.   Masuk ke menu data barang


2.   Menampilkan semua data
barang
3.   Mengecek barang yang
stoknya menipis

4.   Menginput data barang yang
akan dipesan


5.   Mencetak data pemesanan
barang
6.   Mengirim data pemesanan
barang ke supplier




6. Nama Use Case      : Penerimaan Barang

Aktor                      : Karyawan toko

Tujuan                    : Menerima barang yang dipesan dan memasukannya ke dalam data barang di database
Tabel 4.10 Skenario Use Case Penerimaan Barang

Karyawan Toko
Sistem
1.   Menerima barang yang telah
dipesan


2.   Input data barang yang
diterima dan menyimpannya ke database



7. Nama Use Case      : Laporan

Aktor                      : Pemilik

Tujuan                    : Proses untuk mengetahui laporan yang sudah tersimpan dalam database.





Tabel 4.11 Skenario Use Case Laporan

Pemilik
Sistem
1.   Memilih laporan yang
diinginkan dan menentukan jangkauan waktu laporan


2.   Memproses laporan yang
dipilih dan menampilkan sesuai dengan jangkauan waktu yang diminta

3.   Mencetak laporan yang
dipilih
4.   Menerima laporan yang
diinginkan




4.2.3.3 Activity Diagram

Activity diagram adalah gambaran grafis dari alur kerja tahapan aktivitas. Adapun Activity diagram yang diusulkan dari Sistem Informasi penjualan dan pembelian adalah sebagai berikut :
1.   Activity Diagram Login

Login adalah proses utama yang harus dilakukan oleh semua user (Karyawan toko, Kasir dan Pemilik). Mereka harus memasukan username dan password setelah itu di verifikasi oleh sistem.








Gambar 4.7 Aktivity Diagram Login yang diusulkan

2.   Mengorganisir pengguna sistem

Mengorganisir pengguna sistem  merupakan  proses dimana  pemilik menambah, mengubah dan menghapus data user atau pengguna sistem yang ada di dalam disistem.








Gambar 4.8 Aktivity Diagram Mengorganisir pengguna sistem

3.   Transaksi Penjualan

Ini merupakan proses dimana kasir melakukan transaksi penjualan








Gambar 4.9 Activity Diagram Transaksi Penjualan

4.   Mengorganisir data Supplier

ini merupakan proses memasukan, mengubah, dan menghapus data supplier yang ada didalam sistem informasi penjualan dan pembelian alat tulis kantor di Toko Servero








Gambar 4.10 Activity Diagram Mengorganisir data Supplier

5.   Pembelian

Ini  merupakan  proses  pemesanan  barang  kepada  supplier  dengan mengirimkan daftar order pemesanan kepada supplier








Gambar 4.11 Activity Diagram Pembelian

6.   Penerimaan Barang

Ini merupakan proses dimana karyawan toko menerima pemesanan barang dari dari supplier








Gambar 4.12 Activity Diagram Penerimaan Barang

7.   Laporan

Ini merupakan proses dimana pemilik memilih dan mencari laporan yang diinginkannya.








Gambar 4.13 Activity Diagram Laporan

4.2.3.4 Sequence Diagram

Sequence diagram adalah diagram yang menggambarkan interaksi antar objek didalam dan di sekitar sistem ( termasuk pengguna, display, dan sebagainya ). Sequence diagram terdiri antar dimensi vertical (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).Sequence diagram bisa digunakan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu.
Adapun sequence diagram pada sistem informasi penjualan dan pembelian di Toko Servero adalah sebagai berikut :





1.   Sequence Diagram User Login

User (pemilik, karyawan toko dan kasir) login terlebih dahulu.User harus memasukkan username dan password.


Gambar 4.14 Sequence diagram login user



2.   Sequence Diagram transaksi penjualan

Setelah user (kasir) login dan datang seorang konsumen membeli barang ke Toko Servero, maka user akan masuk kemenu transaksi yang sudah  diakses.  Proses  transaksi  dimulai  dengan  membuka  transaksi, setelah itu inputkan tambah barang, kemudian akan tampil data-data barang, setelah pilih barang yang akan dipilih, masukkan banyaknya barang yang akan dibeli. Setelah itu,secara otomatis total yang harus dibayar akan keluar, setelah itu konsumen membayar dengan uang pas
  atau uang lebih maka diinputkan pembayaran tersebut maka kembalian akan muncul secara otomatis dan struk pembayaran akan dicetak.







 
ambar 4.15 Sequence diagram transaksi penjualan

3.   Sequence Diagram pembelian

Setelah user (karyawan  toko) login maka user  akan mengecek ketersediaan stok barang dan setelah itu user akan membuatkan daftar pemesanan barang kepada supplier/distributor.


Gambar 4.16 Sequence Diagram pembelian





4.   Sequence Diagram Penerimaan Barang

Ini merupakan proses dimana karyawan toko (user) menerima barang yang sudah dipesan sebelumnya dan menginputkan data barang tersebut kedalam database.



Gambar 4.17 Sequence Diagram Penerimaan Barang

5.   Sequence Diagram Mendapatkan Laporan

Ini merupakan proses dimana pemilik (user) mendapatkan laporan dari setiap transaksi yang sudah tersimpan dalam database.








Gambar 4.18 Sequence Diagram laporan

4.2.3.5 Class Diagram

Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan metode operasi.
Dibawah ini adalah class diagram Sistem informasi penjualan dan pembelian yang diusulkan pada Toko Servero.








Gambar 4.19 Class Diagram Sistem Informasi penjualan dan pembelian ATK
pada Toko Servero



4.2.3.6 Component Diagram

Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan (dependency) diantaranya. Komponen piranti lunak adalah modul yang berisi code, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executabl, baik yang muncul ada compile time, link time, maupun run time. Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/atau package, tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil. Komponen dapat juga berupa interface, yaitu kumpulan layanan yang disediakan   sebuah   komponen   untuk   komponen   lain.   Berikut   ini   adalah Component Diagram yang dibutuhkan :








Gambar 4.20 Component diagram Sistem Informasi penjualan dan pembelian
ATK pada Toko Servero



4.2.3.7 Deployment diagram

Deployment/physical diagram menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dan infrastruktur sistem, dimana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server,  dan hal-hal lain yang bersifat fisikal.


Gambar 4.21 Deployment diagram





4.2.3.8 Pengkodean

Adapun beberapa pengkodean yang digunakan dalam pembuatan sistem ini antara lain sebagai berikut :
1.   User



-    ID Pemilik









-    ID Karyawan Toko


 






-    ID Kasir

 






2.   Supplier
 
3.
Jenis Barang




BK = Buku

PH = Penghapus



CA = Cat

PS = Pensil



KR = Kertas




PE  = Penggaris
PL = Pulpen









4.   Jenis Nota
             NJ = Nota Jual
             NB = Nota Beli






 




Contoh : NJ001, NB001

4.2.4    Perancangan Antar Muka

Perancangan antar muka dirancang untuk memudahkan pemakai (user) dalam mengakses informasi-informasi yang dibutuhkan. Perancangan antar muka meliputi perancangan struktur menu, tampilan input dan output. Adapun perancangan antar muka pada sistem informasi penjualan dan pembelian pada Toko Servero adalah sebagai berikut :
4.2.4.1 Perancangan Struktur menu

Rancangan struktur menu digunakan untuk memudahkan pemakai (user)  dan  juga  sebagai  pedoman  atau  petunjuk  dalam mengoperasionalkan sistem informasi.Berikut adalah rancangan struktur menu dari sistem informasi penjualan dan pembelian pada Toko Servero.


Gambar 4.22 Perancangan Struktur Menu





4.2.4.2 Perancangan input

Dalam perancangan input ini, data yang dimasukkan akan mempengaruhi hasil yang ditampilkan. Adapun perancangan-perancangan input yang ada dalam perancangan ini adalah:
1.   LOGIN

Berikut adalah rancangan Login






2.   Data Barang


Gambar 4.23 Perancangan Login


Berikut adalah rancangan input data barang



Gambar 4.24 Perancangan Input data barang





3.   Data Supplier

Berikut adalah rancangan Input data Supplier



Gambar 4.25 Perancangan Input data Supplier

4.   Transaksi Penjualan

Berikut adalah rancangan Transaksi Penjualan



Gambar 4.26 Perancangan Tampilan Transaksi Penjualan





5.   Order Pembelian

Berikut adalah rancangan Order Pembelian



Gambar 4.27 Perancangan Tampilan Order Pembelian

6.   Pembelian

Berikut adalah rancangan Input data pembelian




Gambar 4.28 Perancangan Tampilan Input data pembelian





7.   Laporan Order Pembelian

Berikut adalah rancangan Laporan Order Pembelian




Gambar 4.29 Perancangan Tampilan Laporan Order Pembelian


8.   Laporan Pembelian


Berikut adalah rancangan Laporan Pembelian










Gambar 4.30 Perancangan Tampilan Laporan Pembelian


9.   Laporan Penjualan


Berikut adalah rancangan laporan penjualan




Gambar 4.31 Perancangan Tampilan Laporan Penjualan